Prinsip kami: OmniPost tidak menjual data pribadi. Kami hanya memproses data yang diperlukan untuk mengoperasikan akun, menjalankan instruksi publikasi, menjaga keamanan, dan memenuhi kewajiban hukum.
01Pengendali data dan cakupan
PT Web Hosting Indonesia, beralamat di Desa/Kelurahan Tambak Sari, Kec. Jambi Selatan, Jambi 32124, Indonesia, bertindak sebagai pengendali data untuk layanan OmniPost pada omnipost.id dan my.omnipost.id. Kebijakan ini berlaku bagi pengunjung situs, pemilik akun, anggota workspace, dan pengguna integrasi media sosial OmniPost.
02Informasi yang kami kumpulkan
Data akun dan autentikasi
- nama, alamat email, foto profil, bahasa, zona waktu, peran, serta preferensi akun;
- kata sandi dalam bentuk hash, token sesi, waktu login, dan data verifikasi keamanan;
- informasi kontak yang Anda berikan secara sukarela, termasuk nomor WhatsApp saat meminta dukungan.
Data konten dan penggunaan produk
- caption, gambar, video, tautan, jadwal, draft, status publikasi, dan kanal tujuan;
- pengaturan privasi, komentar, duet, stitch, serta pengungkapan konten komersial yang Anda pilih;
- aktivitas fitur, alamat IP, jenis browser/perangkat, waktu akses, log error, dan catatan keamanan.
Data pembayaran
Kami menyimpan referensi transaksi, paket, jumlah, metode, dan status pembayaran. Nomor kartu atau kredensial rekening diproses oleh penyedia pembayaran dan tidak disimpan oleh OmniPost.
03Data TikTok dan integrasi sosial
Saat Anda menghubungkan TikTok melalui OAuth resmi, OmniPost menerima dan dapat menyimpan field berikut sesuai izin yang Anda setujui:
open_id,union_idjika tersedia,display_name,username, danavatar_url;access_tokendanrefresh_tokendalam keadaan terenkripsi saat tersimpan;scopedan waktu kedaluwarsa token yang dihitung dariexpires_in;publish_idsebagai pengenal eksternal setelah permintaan publikasi diterima TikTok.
Field Creator Info seperti creator_nickname, creator_username, creator_avatar_url,
privacy_level_options, comment_disabled, duet_disabled,
stitch_disabled, dan max_video_post_duration_sec diambil saat halaman publikasi
ditampilkan. Data ini tidak ditulis ke database OmniPost; data hanya berada dalam memori permintaan server
dan halaman browser saat itu, lalu dilepas ketika permintaan selesai atau halaman ditutup/dimuat ulang.
OmniPost tidak pernah menerima atau menyimpan kata sandi TikTok. Kode otorisasi OAuth hanya digunakan satu kali untuk pertukaran token, kemudian tidak disimpan. Prinsip serupa berlaku untuk platform sosial lain, dengan jenis field menyesuaikan API masing-masing.
04Bagaimana kami menggunakan informasi
- membuat, mengamankan, dan mengelola akun serta workspace Anda;
- menampilkan akun sosial yang telah Anda hubungkan dan mengambil opsi kreator terbaru;
- mengunggah, menjadwalkan, serta memublikasikan konten sesuai tindakan dan pilihan Anda;
- menampilkan status publikasi, riwayat, analitik, dan notifikasi operasional;
- memproses pembayaran, dukungan, refund, dan komunikasi layanan;
- mencegah penipuan, penyalahgunaan, akses tanpa izin, serta menjaga performa Layanan;
- memenuhi kewajiban hukum dan kebijakan platform yang terhubung.
Pemrosesan dilakukan berdasarkan pelaksanaan kontrak layanan, persetujuan yang Anda berikan saat menghubungkan platform atau menekan publikasi, kepentingan sah dalam menjaga keamanan, dan kewajiban hukum yang berlaku.
05Bagaimana publikasi ke TikTok bekerja
- Anda menghubungkan akun melalui halaman otorisasi resmi TikTok dan menyetujui scope yang ditampilkan.
- OmniPost mengambil Creator Info terbaru untuk menampilkan nama akun, opsi privasi, dan kemampuan interaksi.
- Anda memilih video, mengedit caption, menentukan privasi/interaksi, dan mengisi pengungkapan komersial bila relevan.
- Data baru dikirim ke TikTok setelah Anda secara tegas menekan tombol publikasi atau menyimpan jadwal.
- TikTok memproses konten dan mengembalikan
publish_id; pemrosesan dapat memerlukan beberapa menit.
Media, caption, pilihan privasi, interaksi, dan pengungkapan komersial hanya dikirim ke akun/platform yang Anda pilih. OmniPost tidak memublikasikan konten ke akun TikTok tanpa instruksi pengguna.
06Pembagian dan pengungkapan data
Kami dapat membagikan data secara terbatas kepada:
- platform sosial yang Anda pilih, termasuk TikTok, untuk autentikasi dan publikasi;
- penyedia cloud, database, keamanan, email, analitik, dan dukungan yang membantu mengoperasikan Layanan;
- penyedia pembayaran untuk memproses transaksi dan mengonfirmasi status pembayaran;
- otoritas atau pihak berwenang jika diwajibkan hukum atau diperlukan untuk melindungi hak dan keamanan.
Kami tidak menjual data pribadi, token sosial, atau konten pengguna. Penyedia layanan hanya boleh memproses data sesuai instruksi dan kewajiban kerahasiaan yang berlaku.
07Penyimpanan dan retensi data
- Data akun disimpan selama akun aktif dan setelahnya sepanjang diperlukan untuk kewajiban hukum atau keamanan.
- Token sosial disimpan terenkripsi selama koneksi kanal aktif. Saat Anda memilih “Putuskan” pada menu Kanal, row kanal beserta token dihapus dari database operasional OmniPost.
- Konten dan riwayat publikasi disimpan sampai Anda menghapusnya, menutup akun, atau penyimpanan tidak lagi diperlukan.
- Log teknis dan keamanan disimpan secara terbatas sesuai kebutuhan investigasi, stabilitas, dan pencegahan penyalahgunaan.
- Salinan cadangan terenkripsi dapat tetap ada sementara hingga siklus backup reguler selesai dan tidak digunakan untuk permintaan API baru.
Kami dapat mempertahankan data tertentu lebih lama jika diwajibkan hukum, diperlukan untuk sengketa, atau mencegah fraud.
08Keamanan data
Kami menerapkan TLS saat transmisi, hashing kata sandi, enkripsi token akses/refresh saat tersimpan, pembatasan akses internal, logging keamanan, dan pemantauan sistem. Tidak ada sistem yang sepenuhnya bebas risiko; karena itu, Anda juga wajib menggunakan kata sandi kuat serta menjaga perangkat dan akun sosial Anda.
09Hak dan kontrol Anda
Anda dapat, sesuai hukum yang berlaku:
- mengakses dan memperbarui informasi profil melalui dashboard;
- memutus koneksi kanal melalui menu Kanal dan mencabut izin lewat pengaturan aplikasi tertaut pada platform;
- menghapus konten/draft yang tersedia di dashboard;
- meminta salinan, koreksi, pembatasan, atau penghapusan data pribadi;
- menarik persetujuan untuk pemrosesan berbasis izin tanpa memengaruhi pemrosesan yang telah sah sebelumnya.
Permintaan privasi dapat dikirim ke help@omnipost.id dari email akun Anda. Kami dapat meminta verifikasi identitas sebelum memenuhi permintaan. Memutus kanal menghapus koneksi dari database operasional OmniPost; untuk mencabut izin langsung di TikTok atau platform lain, Anda juga dapat menghapus OmniPost dari pengaturan aplikasi tertaut platform tersebut. Tindakan yang telah diproses platform sebelumnya tidak otomatis dibatalkan.
11Usia pengguna dan pemrosesan lintas wilayah
OmniPost ditujukan untuk pengguna yang cakap melakukan perbuatan hukum dan bukan layanan yang ditujukan kepada anak-anak. Anda juga harus memenuhi batas usia setiap platform sosial yang dihubungkan.
Sebagian penyedia infrastruktur atau platform sosial dapat memproses data di luar Indonesia. Dalam kondisi tersebut, kami menggunakan langkah perlindungan yang wajar dan mengikuti persyaratan hukum yang berlaku.
12Perubahan kebijakan dan kontak
Kebijakan ini dapat diperbarui untuk mencerminkan perubahan produk, teknologi, hukum, atau persyaratan platform. Versi terbaru dan tanggal pembaruan selalu ditampilkan pada halaman ini. Perubahan material dapat diberitahukan melalui situs, aplikasi, atau email.
Kontak privasi
PT Web Hosting Indonesia
Desa/Kelurahan Tambak Sari, Kec. Jambi Selatan, Jambi 32124, Indonesia
Email: help@omnipost.id
WhatsApp: 0823 7716 8756